Galery Mubarok

Galery Mubarok

Minggu, 16 Juni 2013

Pengelolaan Keuangan Pribadi “EMPLOYEE YANG PINGIN INI ITU BANYAK SEKALI “

Hei Sobat, kali ini saya mau mengulas sedikit tentang bagaimana cara mengelola keuangan pribadi kita.
Di benak setiap employee yang masih ketergantungan dengan salary yang monoton tiap bulanya memang menyesakan, banyak sekali keinginan yang ingin segera kita gapai, beli mobil, rumah, nikah, naik haji, persiapan after married, sekolah anak nanti dan masih buanyak hal lagi yang selalu mengiang di kepala kita. Sedang income kita tergantung dengan perusahaan, dan yang pastinya bisa bikin pusing nih kepala.. bukan berarti tidak bersyukur loh yah.. Justru share tulisan ini menrurut saya cara bagaimana mensyukuri pendapatan kita tiap bulan.
Ok dah langsung saja.

Setiap manusia sudah sewajarnya punya keinginan yang seabrek sedangkan kekuatan kita terbatas. Seperti hokum ekonomi, kebutuhan manusia semakin banyak sedangkan alam ini terbatas (eh bener ngga sih penulisanya :D) maka tergantung si manusia ini bagaimana bisa menyesuaikanya antara keinginan dan fasilitas yang mendukung agar bisa mencapai keinginan tersebut.
Ada berbagai macam cara menuju roma ea ea ea .. . . :D Kali ini saya ingin share salah satu caranya. Dan berikut adalah cara bagaimana mengelola keuangan kita yang terbatas agar maksimal.
  1. 1       Tentukan dulu keinginan
    Ini adalah poin pertama yang sangat menentukan, karena semua itu harus ada perencanaan. Kita harus bisa memilah antara kebutuhan yang bersifat pokok dan yang bersifat godaan A.K.A nafsu belaka.
    2.       Menghitung kebutuhan kita tiap bulan
    Kita harus bisa menghitung berapa maksimal pengeluaran setiap bulanya. Makan, transport, kencan, buat kondangan nikah temen. Setelah menghitung semua kebutuhan itu, kita harus memastikan 20-40% dari penghasilan harus bisa kita sisihkan dari income kita yang sedikit ini nih.
    3.       Alokasi dana
    Poin ini sangat penting untuk mengkafer semua kebutuhan yang akan kita gapai nantinya. Dimana kita menaruh 20-40% uang bulanan ini agar aman dan berkembang, yang tentunya sesuai dengan kebutuhan kita. 
Alokasi dana sangat bergantung pada keinginan kita, kita harus bisa membedakan dan memisahkan antara kebutuhan jangka pendek, menengah dan panjang. Sehingga kita bisa menempatkan dana ini ke investasi yang pas.
Contohnya kita membutuhkan dana untuk nikah 60jt dalam jangka waktu 3 tahun ke depan, kemudian mobil seharga 150jt dalam waktu 5 tahun kedepan, dan rumah sendiri seharga 200jt dalam waktu 10 tahun kedepan.
Kebutuhan nikah ini biasanya tidak 100% kita handle sendiri, kadang kala orang tua juga akan ikut campur, jadi kasaranya kita hanya butuh 30jt an dalam kurun waktu 3 tahun. Maka kita harus menyiapkan Rp. 833.333,33 dan kita investasikan ke tabungan berjangka. Atau ke investaasi lain seperti Reksa Dana pendapatan tetap yang biasanya dalam kurun waktu 3 tahun memiliki return 10%/tahun sehingga kita hanya perlu menyisihkan Rp695.000 kurang lebihnya.

Kemudian kebutuhan mobil seharga 150jt dalam kurun waktu 5 tahun. Sebenarnya dalam pembelian mobil ini bisa kita asumsikan kita hanya perlu menyiapkan DP saja, katakanlah 30% dari OTR mobil, ber arti Rp45jt yang harus kita sediakan dalam waktu 5 tahun, disini kita harus bisa menengok investasi yang cocok untuk kebutuhan ini, katakanlah investasi yang memberikan return 20% per tahun maka kita perlu menyisihkan uang sebesar Rp 444.700,-.
Terakhir Kebutuhan rumah yang seharga 200jt, itu berarti kita harus menyisihkan Rp.1.666.666,66 setiap bulanya.. WOW!!
Tenaaaang…
Kita kaga perlu menyisihkan dana sebesar itu kok, yang perlu kita cari adalah investasi apa yang bisa memberikan return yang bagus sehingga kita bisa memperkecil penyisihan uang saku kita. Dalam index IHSG perkembangan saham per tahun rata-rata 30% sehingga dalam kurun waktu 1 tahun kita perlu menyisihkan Rp. 330.000 kurang lebih setiap bulanya agar kita bisa mendapat 200jt di tahun ke 11.
 Ringkasan :
Dana Nikah Rp.  30.000.000 perlu Rp. 695.000 per bulan
Dana Mobil Rp.  45.000.000 perlu Rp. 444.700 per bulan
Dana Rumah Rp. 200.000.000 perlu Rp. 330.000 per bulan
Kebutuhan    Rp. 275.000.000 perlu Rp. 1.469.700 per bulan

Jadi dengan kebutuhan kita sebesar
Rp 275.000.000 ini bisa di cover dengan menyisihkan uang sebulan sebesar  Rp. 1.469.700,. Lain halnya kalau kita hanya menempatkan investasi ke tabungan yang rata-rata hanya memberikan keuntungan 3%. Katakanlah 0 sekalian jadi kita harus menyisihkan uang yang lebih besar lagi yaitu Rp. 3.250.000,- per bulanya. WOW!! Luar biasa kan..

Perlu di ingat… kebutuhan kita bukan hanya itu saja, so…. itu adalah dana minimal yang harus kita sisihkan dengan keinginan yang seperti itu, jadi nantinya kita bisa tersenyum dikemudian hari..

Demikian share saya, sekarang manusia dituntut agar bisa memanage keuanganya agar survive.. benerkan. Dan semoga kita menjadi orang yang selalu sukses. AMIN….

Please Give me a Coment…

Tidak ada komentar: